Coremap CTI Perkuat Pokmaswas di Poto Tano Sumbawa Barat

Firmansyah Lafiri
Monday, 14 June 2021 | 04:49 Wita

■ Penyelamatan Terumbu Karang melalui Program COREMAP CTI di Sumbawa NTB (2)

Cendekia.News — Siswasmas adalah sistem pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang melibatkan peran aktif masyarakat (yang mengakui tradisi atau budaya setempat yang ramah lingkungan), untuk mewujudkan pengelolaan dan pemanfaatan yang berkelanjutan.

Masyarakat baik sebagai individu maupun kelompok dapat ikut serta dalam pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan. Siswasmas digunakan sebagai ukuran bagi para pihak untuk memastikan pemanfaatan sumber daya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Pokmaswas merupakan pelaksana pengawasan di tingkat lapangan yang membantu pemerintah dalam upaya penyadaran hukum melalui sosialisasi dan pelaksanaan prinsip 3 M (Melihat/Mendengar, Mencatat, dan Melaporkan).

Pokmaswas dibentuk dari dan untuk masyarakat dengan prinsip kesukarelaan dibantu oleh pemerintah yang berperan sebagai fasilitator.

Anggota Pokmaswas merupakan bagian dari masyarakat sekaligus pelaksana pengawasan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan yang membantu tugas pemerintah di daerah/desanya masing-masing.

Anggota Pokmaswas boleh berasal dari tokoh masyarakat, tokoh adat, perwakilan perempuan dan pemuda, nelayan, petani ikan, serta masyarakat maritim lainnya termasuk nelayan yang menjadi Anak Buah Kapal (ABK) kapal-kapal penagkap ikan.

Pokmaswas menjalin dan memperkuat kemitraan dengan Dinas Perikanan Kabupaten, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi, dan aparat penegak hukum. Memiliki daftar nama, nomor telepon dan alamat dari petugas penegak hukum terdekat dan daftar tersebut terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan.

Pokmaswas dapat menjadi mitra penegak hukum sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Pokmaswas juga dapat bermitra dengan LSM, universitas, atau pihak lain dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk membantu penyadaran hukum.

Pokmaswas dapat bekerjasama dengan pokmaswas desa atau daerah lain dan juga kelompok pengawas berbasis adat untuk memperkuat efektivitas pengawasan, dan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengawasan.

Salah satu masalah yang dihadapi Pokmaswas adalah kekurangan sarana dan biaya rutin patroli, karena petroli harus dilakukan secara rutin dan secara insidentil sesuai kebutuhan lapangan.

Oleh karena itu Pokmaswas yang sudah terbentuk untuk mengawasi Sumberdaya Perikanan dan Kelautan di Poto Tano dan Gili Balu dan Sekitarnya berharap ada bantuan Kapal Patroli yang dilengkapi dengan sarana yang lengkap.

Saat ini ada 5 kelompok yang sudah terbentuk yang selama ini sudah rutin melakukan patroli, tapi mereka belum memiliki kapal. Pada Tahun Anggaran 2021, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB akan membantu 1 unit kapal, yang semenara dalam proses pengerjaan.

Coremap CTI akan mendukung Pokamaswas Di Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat, berupa pengadaan Kapal Patroli sebanyak 2 unit, sehingga masih ada 2 Pokmaswas yang harus menunggu kesempatan berikutnya.

Spesifikasi Kapal yang diusulkan adalah Panjang 9 Meter, Lebar 1 Meter dan Kapasitas Mesin 40 PK.

Funding kegiatan tersebut Asian Development Bank (ADB) melalui Bappenas, yang diampingi oleh ICCTF sebagai Kelompok Kerja, kemudian sebagai Mitra Pelaksana adalah PT. Sucofindo (Persero).

PT. Sucofindo sudah beberapa kali mendapat kepercayaan kegiatan Coremap, sejak Coremap II di Pangkep dan Coremap CTI.

Untuk menentukan pemanfaatan Kapal Patroli, telah dilakukan pertemuan dengan menghadirkan 5 Pokmaswas dibawah koordinasi Ketua Forum, Syarifuddin Aris, yang juga dihadiri oleh Polsus PWP3K Sumbawa Barat, Arif Hasyim SPi dan perwakilan CDK Hary Ramdhani SPi.

Pertemuan tersebut dipandu oleh Tim konsultan dari PT. Sucofindi (Persero) Dr. Ir. Edward Danakusumah, M.Sc selaku Ketua Tim, Dr. Ir. Andi Tamsil, MS, IPM dan Dr. Ir. Ihsan, MS., yang akan mendampingi Pokmaswas selama Proyek berlangsung.

Hasil pertemuan antara lain menegaskan semua Pokmaswas agar mendapat Kapal Patroli, sehinga perlu diupayakan dari sumber-sumber lain. Pokmaswas juga berharap agar mendapat bimbingan dan dukungan dalam rangka operasional, manajemen dan keberlanjutan patrol, terutama pasca kegiatan Coremap CTI.■ fir


BACA JUGA

Tags: