Derajat Amal Tertinggi di Sisi Allah

Firmansyah Lafiri
Tuesday, 15 June 2021 | 22:00 Wita

Cendekia.News — Amalan ibadah yang baik banyak dijelaskan di dalam Al-Quran dan hadits Nabi shallallahu alaihi wa syallam. Kedudukan dan keutamaan ibadanya pun berbeda-beda. Ada yang wajib, sunah, yang asas, dan yang cabang.

Selain itu, ada pula yang berfungsi sebagai rukun dan syarat sah ibadah, ada juga yang lebih tinggi kedudukannya dari ibadah yang lain. Dalam sebuah hadits, para sahabat kerap bertanya kepada Rasul shallallahu alaihi wa syallam tentang amalan yang paling utama dan dianjurkan dalam Islam.

Misalnya, pertanyaan Abdullah bin Masud ra tentang amalan yang paling disukai Allah. Rasul pun menjawab, “Shalat pada waktunya, berbuat baik kepada ibu bapak, dan jihad di jalan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim).

“Maukah aku ingatkan kalian dengan suatu amalan yang paling baik; amalan yang paling suci pada apa yang kalian miliki, paling tinggi derajatnya; lebih baik dan utama bagi kamu sekalian daripada menginfakkan emas; lebih baik bagi kamu sekalian daripada kalian berhadap-hadapan dengan musuh, kalian pukul lehernya dan mereka pun memukul leher kalian?” Para sahabat menjawab, “Tentu kami mau, ya Rasulullah.” Lalu Nabi bersabda, “Mengingat Allah.” (HR Tirmidzi).

Jika disimpulkan, maka perbuatan yang dapat digolongkan dalam amalan paling super adalah mengucapkan kalimat tauhid, menjaga rukun iman dan Islam, berzikir (mengingat Allah), bersedekah dengan harta yang dicintainya, shalat pada waktunya, berbuat baik kepada orang tua, dan berjihad di jalan Allah (dengan maknanya yang sangat luas).

Di samping itu, masih ada amal perbuatan yang patut digolongkan dalam amalan yang paling super (terbaik), yaitu menciptakan kedamaian. Bahkan, kedudukan amalan ini lebih utama daripada derajat ibadah shalat, puasa, dan zakat.

Hal itu sesuai dengan hadist Nabi. “Maukah aku kabarkan kepada kalian tentang suatu amalan yang lebih utama daripada derajat shalat, puasa, dan sedekah? Yaitu, menciptakan kedamaian (merukunkan) antara manusia sebab kerusakan hubungan di antara manusia adalah pembinasa agama.” (HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Hibban).

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kita dari perbuatan dosa. Manusia yang memang tidak akan pernah luput dari dosa pun masih diberikan kesempatan untuk meminta ampun kepada Allah subhana wa ta’alla.

Bahkan, wujud cinta Allah terhadap hamba-Nya yang bergelimang dosa, tertuang dalam QS. Az-Zumar ayat 53 yang berbunyi, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Nah, berikut amalan-amalan zikir sederhana yang bisa dilakukan agar Allah ta alla mengampuni dan menghapus dosa-dosa kita:

1. Astaghfirullahaladzim

Membaca kalimat Astaghfirullah dinilai bisa menjadi salah satu ikhtiar kita untuk menghapus dosa-dosa. Bahkan dikatakan, satu kali beristighfar bisa mengampuni dosa kita selama 70 tahun. Maka, sempatkan waktu untuk terus beristighfar agar dosa-dosa kita diampuni dan dihapuskan oleh Allah ta’alla. Insya Allah.

2. Subhanallahi wabihamdihi, Subhanallahil adzim

Dua kalimat yang ringan di lidah tersebut bisa menghapus dosa-dosa kita di masa lampau. Pasalnya, dua kalimat itu akan berat ditimbangan pada hari kiamat dan merupakan kalimat yang dicintai oleh Allah.

3. Laa haula walaa quwwata illa billah

Kalimat tersebut merupakan sebuah harta karun dari surga. Maksudnya, kalimat Laa haula walaa quwwata illa billah bisa dijadikan sebagai simpanan pahala berharga di surga kelak.

4. Subhanallah walhamdulillah walaa ilaha illallah wallahu akbar

Kalimat ini dinilai lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya. Maka dari itu, jika kita melafazkan kalimat ini minimal satu menit, maka kita akan bisa mendapatkan ganjaran yang luar biasa.

5.  Allahhumma sholliala Muhammad

Dengan bershalawat, kita bisa mengundang rahmat Allah ta’alla. Dengan memberikan shalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu alahi wa shallam pula, kita akan bisa mendapatkan 10 kali salam dari Allah. Rasullullah bahkan pernah bersabda, “Siapa yang bershalawat kepadaku 1 kali, maka Allah akan balas dengan 10 kali rahmat.” Rahmat di sini berupa rezeki, kebahagiaan, dan dimudahkan urusan.

Nah, itu dia amalan yang sederhana namun dinilai bisa menghapus dosa-dosa kita selama 100 tahun atas izin Allah SWT. Insya Allah.■

*) Dari pesan BC Spirit Tahajut