Hari Ozon Sedunia (2/2)

Firmansyah Lafiri
Monday, 19 September 2022 | 01:32 Wita

TERSIRAT : Andi Aladin, Guru Besar Teknik Kimia FTI UMI Makassar, Pengurus AMKI, ICMI dan DDII Sulsel

OPINI, Cendekia.News — Seperti telah dituliskan sebelumnya, salah satu zat berbahaya terhadap kerusakan lapisan ozon adalah senyawa CFC (Chloro Fluoro Carbon). Walaupun konsentrasi rendah cemaran CFC di atmosfer.

Tetapi CFC cukup mengancam melalui reaksi perusakan terhadap lapisan ozon mengikuti mekanisme reaksi radikal bebas, suatu reaksi rantai, sekali terpicu bereaksi maka reaksi berjalan terus dang sulit berakhir.

Senyawa secara luas digunakan sebagai cairan pendingin (refrigerant) pada freezer, lemari es, AC ruangan, dan mesin pendingin lainnya, kaleng semprot untuk pengharum ruangan, penyemprot rambut atau parfum, bahan pelarut, busa pengembang dll.

Pemerintah Indonesia pun berupaya menghapus penggunaan CFC secara bertahap melalui pengurangan impor barang dengan CFC secara bertahap. Regulasi pelarangan impor barang-barang dengan CFC, melalui Permendag Nomor : 3/M-Dag/Per/1/2012 tentang Larangan Penggunaan HCFC di Bidang Perindustrian .

Bila lapisan ozon menipis sedemikian sehingga sinar UV C yang mematikan mahluk hidup nyaris tidak tersaring lagi sehingga lebih bebas lolos menembus bumi.

Sinar radiasi UV C cukup berbahaya, dapat merusak jaringan genetic DNA dan penyebab utama kanker kulit.

Radiasi UV C menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai penyakit mudah menyerang, maka jangan heran jika semakin belakangan ini semakin banyak muncul penyakit aneh yang tidak diprediksi sebelumnya.

Radiasi UV B saja yang tinggi dapat merusak jaringan tanaman pertanian, dapat menembus hingga 20 meter di bawah permukaan air, sehingga dapat menganggu kehidupan akuatik, planton, dan ikan serta tumbuhan air, maka apalagi UV C, daya tembusnya akan lebih dahsyat lagi.

Sejalan dengan spirit peringatan setiap tgl 16 september sebagai hari ozon sedunia, Al-Quran pun mengingatkan “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. (QS Ar Rum:41).

Secara tersirat ayat ini menegaskan agar kita bijak dalam beraktifitas, selalu memperhitungkan dampak lingkungan yang terjadi, termasuk dampak cemaran gas radikal bebas yang bisa merusak ozon di atmosfir.

Pergunakanlah produk yang berlabel ozone friendly yaitu produk yang tidak lagi mengandung zat-zat potensi radikal bebas. Wallahu wa’lam.(*)